<p>Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung hadiri kegiatan gerakan panen jagung di Subak Uma Dalem Desa Sembung Kecamatan Mengwi, Kamis, (22/10/2026). Gerakan panen jagung tersebut menghasilkan sekitar 9 ton jagung dengan luas 27 hektar di Subak Uma Dalem. </p> <p>‎Kasubag Pengadaan Produksi Pande Nyoman Triya Putra Perumda MGS didampingi Kasubag Quality Control I Ketut Suryono dan Staf Perumda I.G.N.A. Widiantara mengatakan kehadiran Perumda MGS hari ini merupakan sebagai offtaker dari hasil panen para petani. Dan tentunya, selalu memasarkan hasil produk petani yang ada di Kabupaten Badung.  ‎‎"Melihat kondisi di lapangan tadi dengan antusias petani menanam jagung tersebut hasilnya juga sangat bagus dan keluar hasilnya sampai 9 ton," kata Komang Yoga. </p> <p>‎‎Perumda MGS pun berharap, hasil pertanian di Badung seperti jagung dapat dilanjutkan kembali.  "Semoga ke depan panen jagung ini bisa dilanjutkan di bulan bulan berikutnya yang ada di Subak di Kabupaten Badung tentunya," ujarnya. </p> <p>‎‎Jro Pekaseh Subak Uma Dalem Desa Sembung Kecamatan Mengwi, I Nyoman Mustika mengatakan, dengan adanya gerakan tanam jagung di subak Uma Dalem ini merupakan motivasi para petani kepannya agar tidak terus monoton menanam padi. Pasalnya, petani itu bisa mempunyai planning ke depannya seperti menanam sejenis tanaman palawija, jagung dan lain sebagainya itu. ‎"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada instansi Dinas Pertanian Provinsi, Kabupaten, serta jajaran yang lainnya yang sudah memberikan bantuan di Subak Ume Dalem. Dan hari ini dengan hasil yang memuaskan ya kurang lebih 9 ton per hektar," kata Nyoman Mustika. </p> <p>‎‎Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan kegiatan hari ini adalah dalam rangka gerakan panen tanam jagung 2026. ‎"Nah, jagung ini tadi sudah disampaikan per hektar menghasilkan 9 ton, 9 ton lebihlah. Nah, ini menjadi potensi yang sangat luar biasa, selain kita menanam padi," kata AA Raka Sudana.  </p> <p>‎‎Dalam kegiatan tersebut, kata ia, disampaikan sudah ada pembeli langsung dengan harga yang cukup tinggi. Sehingga petani yang menanam jagung ini menjadi alternatif selain padi. ‎"Ini bantuan dari Kementrian benihnya. Kita mensupport untuk pendampingan dengan PPL," ujarnya. </p> <p>‎‎Lebih lanjut ia menerangkan, bantuan benih tersebut merupakan bantuan dari Direktorat Perbenihan Kementrian Pertanian Republik Indonesia dengan total bantuan sebanyak 1.560 Kg (15, 60 ton) benih jagung. Bantuan tersebut diperuntukan bagi pengembangan jagung di Kabupaten Badung dengan total luas lahan 104 hektare yang tersebar di empat subak. Diantaranya adalah Subak Uma Dalem seluas 27 hektare, Subak Umase seluas 6 hektar, Subak Babakan Bengkel 3 seluas 31 hektare dan Subak Karang Dalem seluas 40 hektare. </p> <p>‎‎"Harapan kami dari pemerintah Kabupaten Badung, yang pertama kita harus punya alternatif dalam rangka untuk memanfaatkan lahan. Agar para petani kita tidak berpikir menanam padi saja, padahal ada peluang yang sangat besar untuk di tanaman horti, padahal jagung sangat berpotensi dan sangat kita kekurangan untuk pakan ternak," harapnya.</p> <p>Sumber : SUARA DEWATA  <a href="https://www.suaradewata.com/berita/202405217136/sebagai-offtaker-perumda-mgs-hadir-di-program-pm-aas-di-subak-tanah-yeng%7D">PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata</a> </p> <p><img height="100px" src="https://mangugirisedana.badungkab.go.id/storage/mangugirisedana/image/whatsapp-image-2026-10-22-at-093741-20261022200609-vRlaU.jpeg" weigth="100px" />  <img height="100px" src="https://mangugirisedana.badungkab.go.id/storage/mangugirisedana/image/whatsapp-image-2026-10-22-at-093739-20261022200609-GsRPo.jpeg" weigth="100px" /></p>
Sebagai Offtaker, Perumda Pasar dan Pangan MGS Hadiri Gerakan Panen Jagung di Subak Uma Dalem
22 Oct 2026